Thursday, May 16, 2013

Dunya is just temporary


Have you felt like you’ve accomplished so much and get rewarded with all these fantastic things, big house, money, high-tech handphones, ipads, labtops, big cars, and got accepted to a well known university. And you feel like you have everything; great family, great friends, good grades etc. Is that the purpose of life? Could the acquisition of wealth guarantee happiness? Well, lremember this verse from the Quran :
“O My People! The life of this world is only temporary enjoyment, while the abode of hereafter is everlasting”  (Surah Al Mu’min : 39)

Our purpose of life is to ibadah or worship The Almighty who gave us the life and to please Him which we’ll lead us to Jannah. Dunya is indeed a temporary place for us to live as stated in this ayah. We are like a traveller. Our destination is Jannah where we’ll live forever. InsyaAllah. And Dunya is a pit stop that we take, to make preparations, and well it is where we are tested, to test our faith. Because in this  verse
“Do the people think that they will be left alone on saying “we believe,” and they will not be tested? We did test those who have gone before them. Allah has to see who are the truthful and who are the liars “ ( Surah An-kabut : 2-3)

Allah has even tested the people before us, among them are all the prophets and the people who were with them. We are all to be tested. All these rewards and ease in dunya are actually tests. In fact, ease is a more difficult test than hardships are..  Allah tests us whether we are grateful to Him or if we have patience, and tests us whether we still remember Him through all the temptations and rewards.
“Rivalry in worldly increase distracts you (from the remembrance of Allah), till you come to the graves” (surah At-Takkathur: 1-2).


Because humans tend to forget The Creator when we are happy and our life is easy-going and only go to Allah when facing a tremendous hardship. Remember that nothing in dunya stays, whether it’s the hardships or the ease.  And remember that this ease, we are just borrowing them from Allah. Nothing is ours. Allah can take it from us whenever He wants.

“...We all belong to Allah and to Him we shall return.”  ( surah Al-Baqarah : 2:156)

People would wonder, “He/She doesn’t pray, or doesn’t cover their aurah, but Allah gives them straight A’s”  Allah tests his servants in dunya in any ways possible and different ways for different people. Some people are tested with being poor and have hardships.  And we hear people say “I have all I need there is to be happy even if I’m not really an obedient muslim, then why would Allah reward me with these?” which reward do we really want? Which reward are we really after? Rewards in dunya or rewards in akhirah? Temporary or eternal? We have sadly become distracted and absorbed by this dunya, and lost sight of our purpose
“No, you prefer the life of this world, while the hereafter is better and that which remains” (Surah Al’laa : 16-17)


Life is just a test.  Don’t give into these temptations. We are given life here in dunya to obey Allah and all his order. To have faith in Allah, and to always remember Him no matter what; through thick or thin, through ease and hardships.

Believe in the azabs we’ll get if we don’t obey Him. Na’uzubillahiminzalik. Believe in the Day of Judgement where will be judged on our iman, ibadahs, practices, ihsan but on not how much money we had on earth.  Never let dunya into your heart. Hold dunya with your hands and believe in akhirah with your heart. We live here to be prepared for the life after We’ll never have all of dunya, but the eternity can be ours. And happiness can be ours by focusing on the reality of Allah’s reward, which is without reckoning. Everything in this world is accounted for, on our bank statement, every penny counts. In the akhirah, no hisab, just the Divine generosity, and that which is eternal is limitless and expression of His rahmah and generosity. Subhanallah. It will all worth it in the end, akhirah, when we step in to the beautifiul gardens of Paradise. InsyaAllah

It’s never too late to repent to Allah. Allah opens our door for taubah just so wide I can’t imagie MasyaAllah. He is the Forgiver, He is the most Merciful. He is the most Gracius.  Allah is near and he is waiting for us to go to Him, to cry to Him, to worship Him, to bend on our knees for Him, to pray Him, to let out all of our sorrows and griefs to Him, to have gratitude in Him. He’ll listen. He’ll never stop listening. Have eman and work righteous actions, and take small consistent steps to improve – you will enjoy super productivity in this world and joy in the next insha’Allah! O’Allah have mercy on us and save us from the hellfire.

“And those who believe and do righteousgood deeds, they are dwellers or paradise,they will dwell therein forever” (surah Al Baqarah : 82)
There are just so many verses in the Quran on entering Jannah for the believers! Subhanallah!

Wednesday, March 27, 2013

Ini lah kisah aku

bismillahirrahmanirrahim
Dengan nama Allah yang Maha Pemurah dan Maha Penyayang

Assalamualaikum. 

Alhamdulillah, Asasi Pintar sesi 12/13 pun dah sampai penghujungnya insyaAllah. Minggu depan ni kita orang akan menghadapi peperiksaan akhir sem. Semoga Allah berkati segala ilmu yang kita belajar dan permudahkan urusan kita pelajar asasi pintar. Semoga kita dapat lakukan yang terbaik dan berjaya di dunia dan akhirat. Amin.

Hmm So. Asasi Pintar. Sebenarnya kami ni biasa-biasa sahaja. Tak layak pun nama tu. Hmm tapi ya. Aku tak kan lupa asasi pintar. asasi pintar ni banyak ubahkan aku. Aku memang akan rindu Asasi Pintar. Sebab di Asasi Pintar aku jumpa orang-orang yang jadi kan aku macam ni sekarang. Banyak kenangan aku kat Kompleks Permata tu. Aku dah banyak menangis, gelak, ketawa, kecewa, bersuka, berduka, bergaduh, bercinta, mengeluh, kat situ. but those memories made  me who i am today.

yang aku ingat. aku masuk asasi pintar ni, aku fikir tempat ni akan jadi satu persinggahan je. pit stop. sebab setahun je kan? apa sangat la akan effect hidup aku.

tanpa aku sedari. aku ubah. sebabkan asasi pintar

aku masuk asasi pintar ni, tudung selebek. tak guna pin pun silang je dari bahu ke bahu. stokin tak pakai. lengan baju angkat sampai mana pun tak kesah. seluar ketat, baju singkat. Astaghfirullahal'azim. tapi itu la hakikatnya.

Namun duduk kat memana kita kena berkawan kan?

So aku berkenalan lah dengan 16 perempuan Asasi Pintar. sikit? ya, tapi cukup bagi aku. sudah berrmanfaat untuk aku.

Ada sebab aku ditempatkan di Asasi pintar ni. Ada sebab aku tolak MARA. Ada sebab aku tak dapat UM. ada sebab aku tak dapat fly. Semuanya ada sebab. Allah nak jadikan aku yang lebih baik. Jadi Dia temukan aku dengan orang-orang yang aku tak sangka aku boleh menjalinkan persahabatan yang kuat. Aku tak tau nak exspress feelings aku macam mana. Ya Allah. Aku bersyukur sangat aku jumpa dengan insan-insan yang sangat baik dan dapat ubahkan aku untuk jadi muslim yang lebih baik. Ya Allah. begitu Pemurah Dia. Begitu Penyangnya Dia.

Sebelum ni. siapa je lah aku? apa je lah yang aku tahu? mana aku tau ukhuwah tu apa. cetek ilmu agama aku kalau di bandingkan dengan diaorang ni. malu tau. malu. Aku tak penah pun dengar kisah-kisah nabi-nabi yang menjadi pengajaran. Aku tak nak bagi alasan aku duduk oversea sebab aku tak tau apa-apa tentang ilmu agama. Tapi ya. memang aku tak dididik pasal ilmu agama. aku tak pernah pergi sekolah agama. ayah mak aku tak pernah nasihatkan aku pasal agama. dulu aku tak kenal Allah. dulu aku tak mengerti Islam. aku tak tau apa itu aurat. solat. aku tak tau kenapa aku puasa. Aku tak reti mengaji. Jahil nya aku. Aku kesal. aku yang rugi. balik malaysia pun aku sama je. lagi teruk pun boleh. huru hara. sentuh sini sentuh sana. Terdedah sini sana. Tak ada siapa larang aku. Tak ada siapa terangkan kat aku haram halal. Tak ada siapa nak bagi nasihat. Tak ada siapa kenalkan aku kat Allah. Dosa menimbun-nimbun. Jahil. aku membesar dalam Jahiliah. Masa silam aku. Aku salahkan aku sendiri sebab aku tak penah ada usaha. Dan aku menyesal. Dan aku berasa rugi. Sebab aku tidak mengenali keindahan Islam itu.

Tapi Allah Maha Pemurah. Allah Maha Penyayang bukan?

Sungguh indah Allah bagi rahmat dan hidayah kepada hamba-hambaNya untuk berubah ke arah kebenaranNya.

Sedikit demi sedikit aku belajar. sedikit demi sedikit aku berubah. tanpa aku sedar pun. Allah bagi aku peluang. Allah hantar orang-orang yang baik kepada aku supaya aku dapat mengerti apa itu Islam. supaya aku dapat lebih mengenali siapa itu Allah swt.

Sampai lah sini di asasi pintar. aku bersyukur. Allah telah hantar kepada aku Izzah Nor, Hanis, Syahirah, Ainaa, Safura, Mardhi, Siti, Ain Fitria, Norazyan, Izzah Hameeda, Audi, Dayang, Alya.

Aku tak sangka aku dapat berjumpa dengan orang-orang macam ni. Mereka membimbing aku. membantu aku. begitu kuat ukhuwah yang kita bina. mereka tak malu nak tegur kesilapan aku. mereka bagi nasihat .sedikit demi sedikit mereka berjaya  runtuh ego aku. mereka dapat lembutkan hati aku. 

dulu mana aku tau apa tu usrah? siapa nak ajak aku pegi usrah? aku tak tau pun tudung ada 45, 50 60. siapa nak kenal kan kat aku surah al  kahf. siapa nak ajak aku baca al mathurat? siapa nak ajak aku qiamulai? tak kenal pun siapa Hilal Asyraf or Fatimah Syarha dulu? siapa nak kenal kan aku siapa tu Hijjaz? UNIC? In-Team? Siapa nak ajak aku pergi Kem Sinergi? siapa nak kenalkan aku UKHUWAHFILLAH? aku tak faham kenapa aku selalu sedih? kenapa aku tak dapat kebahagiaan seperti orang lain? 

"La Tahzan. Innallaha ma'ana"

ayat yang aku selalu ulang bila aku ditempuh dugaan dan cabaran, semasa aku tengah membina kekuatan iman. pendek. tapi bermakna. memang aku serius aku cakap. hati aku selalu resah. gelisah. jiwa aku tak tenteram semasa aku masih tengah mencari diri. emosi aku tak stabil. bila happy, happy yang berpura-pura. sedih. sampai sedih yang melampau. sampai aku tak boleh nak menahan kesedihan. dan aku tak boleh nak pendam perasaan. asik nak salahkan diri. asik nak cari kesalahan orang. semuanya tak betul. semunya salah. tak jumpa erti kebahagiaan. dan pada masa itu aku berasa jauh. jauh daripada Allah.

daripada kisah Nabi Musa. Allah telah berjawab:
"Aku lebih dekat dari ulat leher kalian..atau dimana saja kalian menghadap distu wujud wajahKu...dan Aku ini maha meliputi segala sesuatu."

dan aku jumpa satu ayat ni.

"If you ever feel the distance between you and Allah is getting bigger, just remember that Allah hasn't moved an inch"

Tersedarlah aku bahawa Allah sentiasa ada dengan hamba-hambaNya. Aku je yang buta hati. dan aku musahabah diri. aku pergi dekat kawan-kawan aku. meluahkan persaaan aku. segala isi hati aku. aku menangis. dan mereka menangis bersama-sama aku. itu ukhuwahfillah. mereka tak berhenti-henti bagi nasihat, kata-kata motivasi supaya aku kuatkan diri. ingat Allah. ingat Allah. itu ukhuwahfillah. mereka ingatkan aku ini semua ujian daripada Allah. dan aku patut bersyukur Allah bagi ujian kat aku. sebab ujian itu tanda kasih sayang daripada Allah. itu ukhuwahfillah. subhanAllah. kerana ukhuwah yang kuat kita jalinkan. kerana sahabat-sabahat. dan kerana Allah. dari situ. aku mulakan satu penghijrahan. aku mulakan azam baru. seperti terdetik satu cahaya di dalam hati aku.

"Kalau kita berubah  untuk jadi baik kerana Allah, Allah akan hantar orang-orang yang baik untuk bersama-sama kita."

SubhanAllah. indahnya rahmat Allah bagi. Indahnya persahabatan kerana Allah. Ukhuwah yang kita bina kerana Allah. Tak sangka aku dapat ubah macam ni. Aku bersyukur sangat dapat kawan-kawan yang  mendampingi aku ketika aku susah, lemah, sedih, dan kecewa. Allah hantar mereka untuk beri semangat kepada aku untuk terus ke arah jalan Allah. supaya aku menjadi lebih kuat. supaya aku dapat bina iman yang lebih teguh. supaya aku menjadi hamba yang bersyukur. supaya aku jadi muslimah yang lebih bertaqwa. SubhanAllah.aku telah berubah 360 darjah. aku bukan lah aku yang dulu. Alhamdulillah. aku telah tinggalkan zaman jahiliah aku. MaasyAllah. Indahnya hidayah Allah bagi kat aku.

Begitu kuatkan persahabatan bila kita bina bedasarkan Allah? dengan asasnya Iman? SubhanAllah. sekarang aku faham apa tu persahabatan. dan aku berasa untung aku dapat merasainraya. Alhamdulillah. aku tau apa tu rasa kebahagiaan yang sebenar. Kebahagiaan apabila segala yang kita lakukan kita akan ingat Allah. Semua yang kita buat semua kerana Allah. Allahuakbar.

yang dulu tak pakai stokin. sekarang peliknya tak berstokin. yang dulu tak penah beli hand socks. sekarang menimbun-nimbun handsocks dalam drawer. yang dulu pakai skinny jeans. sekarang aku pakai sluar slacks je and nak start pakai skirt. yang dulu tak suka pakai baju kurung. sekarang bukan setakat baju kurung, berjubah lah jadi pilihan. yang dulu tak pakai tudung. sekarang aku lebih selesa pakai tudung labuh. yang dulu  pakai baju ketat dan sendat. sekarang aku pilih untuk berpakaian yang labuh dan longgar. yang dulu anti gila lagu nasyid. sekarang lagu nasyid la yang aku nyanyi. yang dulu suka bergaul sakan dengan lelaki. sekarang aku jaga batasan. yang dulu tak penah jadi imam, sekarang aku boleh imamkan adik and mak. yang dulu cintan cantun dengan manusia. sekarang cinta aku hanya kepada Yang Esa. 

dan InsyaAllah. If God is willing. aku akan terus istiqamah dalam penghijrahan ini. 

"bila aku berkata aku sedang berubah.
.kadang kala diri ini terbatas juga.
maka,
tegurlah, bukan menghukum
sayangilah, bukan memfitnah
maafkanlah, bukan membenci
senangkanlah, bukan menyusah.
diri ini masih lemah, mudah terlupa mudah terleka. 
aku perlu panduan"


Di sini. aku hanya nak menyampaikan cerita aku.

who would have thought a city girl like me living the ultimate city life could change to become a muslimah?

dan semestinya. dalam setiap perkara yang kita lakukan , ada manusia mungkin tak senang hati tengok kita. mungkin ada yang akan mempersoalkan penghijrahan kita. berkata "ish. menunjuk-nunjuk je dia ni" ataupun "tak payah nak bajet alim sangat la." ingat. hanya Allah swt sahaja yang berhak menilai hamba-hambaNya. sama ada aku menunjuk-nunjuk, bajet  sahaja, atau benar ikhlas kerana Allah swt. Allah Maha Mengetahui. dan bila orang lain tengok orang yang telah berhijrah. berkata "oh. dia ni.. dah lain la.. dah berubah ekk.." dan terdetik di hatinya ingin menjadi seperti orang itu. tidak kah dakwah kita sampai kepada orang lain?  semestinya ada yang akan bahan? mungkin. mengutuk? mungkin. mengejek? mungkin. tapi itu semua ujian daripada Allah. untuk aku jadi muslimah yang lebih kuat.

Alhamdulillah. Segala puji bagi Allah. terima kasih Allah.

SubhanAllah. Islam itu mudah. Islam itu indah. Allah Maha Pemurah. Allah Maha Penyayang.

Allah Maha Pengampun 

"sejauh mana kaki kita tersasar ingatlah, Allah sentiasa ada dan tak pernah tinggalkan kita"

Jangan lah hilang harapan. Sesungguhnya Allah tak pernah hilang harapan terhadap hamba-hambaNya untuk berubah jadi lebih baik.

 Allah will always give you a chance to be better. Allah loves his creations. Allah is fair. Allah is loving. Allah is giving. Allah will give His forgiveness to those who earn it. to those who obey Him. to those who is willing to change because of Him.

Bertaubat lah sayang-sayang sebelum terlambat. Rahmat Allah luas. Rahmat Allah sentiasa ada.

Kita nak jadi penghuni Jannah kan sayang? kita tak nak lah tercampak dalam Jahanam sana. sanggup kah? nauzubillah min zalik.

"Berubahlah sayang. Allah sentiasa menantimu"

SubhanAllahh walhamdulillah wa lailahaillallah huallahuakbar.

Di sini aku ingin memohon seribu kemaafan serta keampunan dari hujung rambut ke hujung kaki. Kalau ada apa-apa tesilap kata, sila tegur :)

Assalamualaikum.






Tuesday, September 4, 2012

Merdeka Raya

Maybe I'll take this time to write something even though its 1 in the morning.
statistic test is creeping in the morning. truth be told. I STUDIED. but i can never seem to do well in these tessts. the application questions confuse me. i guess i gotta work harder huh.

LOOKIE LOOKIE. theres one month left of the 1st sem. Final exams is just around the corner. omg omg omg. i can't believe how long i have been in Asasi Pintar. woww. its september. and only three months until the new year.

that reminds me. 2013! I get to open my time capsule! i made it in my 3rd grade class with Mrs. Ware. awesome awesome. i can't recall what i put in there. so after 10 years i finally get to open it. i can't believe it. the year seemed so far then, but now its approaching very near. i can't believe it :)


HEHE. look how small we were. so cute. oh yeah and we still do keep in touch. i really miss my awesome childhood. this is in the third grade. believe it or not, each and every one has graduated from 12th grade is continuing their studies to college and universities. we are adults now :D



YUP there it is. behold behold. I kept this since the third grade. three months to go lalala.

is it too late wish a EID MUBARAK. we had a simple raya in subang jaya this year

uuu  my english is getting broken. i haven't had a full english conversation with anyone in a long time. and because of that, i borrowed a book about public speaking and a book of vocabulary from permata pintar's library. i feel so lame.

I don't know why, but i stutter a lot. seriously a lot. its like my brain and my mouth doesn't work together. i have to actually think what to say before actually saying it. and i feel like my american accent is not going anywhere. it still sticks. and i sound weird. so i some times tend to just be reserved and not say anything. which is not a good thing.


I'm missing these girls a lot. they got sent to PERLIS. thats miles and miles away. i miss the way things were when we're in the form 1 :'/


HAPPY INDEPENDENCE DAY MALAYSIA :) 31ST AUGUST 2012 <33333 p="p">SAYA BANGGA JADI WARGA MALAYSIA :)
1 MALAYSIA. TERIMA KASIH MALAYSIA. I LOVE YOU MALAYSIA :D

*over takkk?*

so we the asasipintar students spent our 1st merdeka together in UKM's very own hall, DECTAR. which stands for dewan Cansellor Tunku Abdul Razak. it was quite a blast actually. fortunately there was wifi signals so everyone was so occupied by their smartphones ya knaww. first we had to hear the forums about i dont know. *obviously i was one of them that wasnt listening* Its not like i dont want to nor did i not try but its just erm erm. haha. i didnt understand the topic in the first place :/ persembahan dia besstttt. nyanyi nyanyi. :D frankly, there were no fireworks. we were in the hall okay. confetti i guess replaced it. oh well.

So here are a few things since i've posted my previous post.

.

*iftar at Najib's house* PM wuuu


*we the mighty 4! cookie monsters aummm! gedik tak pakai baju sama ? *




*Iftar at ze flamingo hotel with mostly ex 5alrazians and a few valeds *



*Eid with the MPH peeps*


OKAY I GUESS THATS IT

CIAO FOR NOW

ADIOS AMIGOSSS